Lirik

Kunto Aji – Pilu Membiru (Official Audio) | The place menawarkan lirik terbesar di Indonesia

Apakah Anda mencari Kunto Aji – Pilu Membiru (Official Audio) bukan? Jika demikian, silakan lihat sekarang.

Kunto Aji – Pilu Membiru (Official Audio) paling akurat.

MENONTON SEKARANG

Kunto Aji – Pilu Membiru (Official Audio) và các hình ảnh liên quan đến chord cigarettes of ours này.

Kunto Aji - Pilu Membiru (Official Audio)
Kunto Aji – Pilu Membiru (Official Audio)

Official Audio from Kunto Aji ‘Pilu Membiru’
Subscribe Kunto Aji’s Channel here:

Stream Available on:

Song Written & Composed by Kunto Aji
Music Produced by Ankadiov
Electric Guitar by Felix Haryono
Drum by Marco Steffiano
Bass guitar, Piano, Drum Programming by Ankadiov
All Vocals & Instruments recorded at AMP Studio

Mixed by Stevano (MABES Music)
Mastering by Frederick Kervokian at Kevorkian Mastering Inc, New York, USA

Album Artwork by Naufal Abshar

2018, Juni Records

Kunto Aji is a singer, song writer and magician of heart touching music based in Jakarta, Indonesia. After releasing “Konon Katanya” last year, now Kunto Aji back with his new magical release. Now, it is time for his long-awaited second album. This album, titled “Mantra Mantra”. Subscribe to my channel for exclusive video, including official videos and lyric videos!

More About Kunto Aji:

#MantraMantraKuntoAji #PiluMembiru #TeamPiluMembiru

Anda dapat melihat lebih banyak lagu chord di sini: Liriklagu.asia/lirik.

Bagaimana Kunto Aji – Pilu Membiru (Official Audio) dicari.

#Kunto #Aji #Pilu #Membiru #Official #Audio.

Kunto Aji – Pilu Membiru (Official Audio).

Semoga Anda mendapatkan lagu yang bagus. We berharap informasi tentang lagu-lagu yang kami sediakan lebih bernilai.

Unjani Laksita

Halo, nama saya Unjani Laksita. Saya seorang pencinta musik, jadi saya membuat website ini untuk memberikan informasi tentang musik kepada semua orang. Informasi musik meliputi: lirik, akord lagu, dan banyak trek baru terbaik. Kami berharap informasi musik yang saya berikan berharga untuk Anda. Terima kasih banyak

Related Articles

22 Comments

  1. 15 Maret 2020 di Lamar sama temen sendiri. Kita udh temenan dekat dikampus selama 4th. 1hari setelah dilamar dia pulang kampung, kami ldran smbil nyiapin buat nikah. (Jakarta-Malang). Awalnya rencana nikah Nov 2020 tp krn pandemi di undur. Sering banget cekcok sampai pengen batalin nikah aja. Ternyata Ujiannya bukan cuma Pandemi. Desember Dia sakit keras.. dengan kondisi ldran.. aku cuma bs tau kondisi dia lewat chat,vcall& tlp. Berkabar dgn keluarganya jg.. Bulan demi bulan sampai maret 2021 dia makin drop bahkan sampai lumpuh dan di rawat di RS hampir sebulan, sampe dia minta pulang paksa krn udh ga kuat. Akhirnya punya rencana untuk akad dulu sebelum bulan ramadhan di Malang. Aku udh beli tiket ke Malang tgl 11 April 2021 krn akad nikah tgl 12 April. Tgl 3 April dia kritis itu terakhir dia bisa kasih kabar ke aku lewat chat.. 4,5,6 sdh ga chatan lagi, cuma tau kabar dari kknya. Tgl 6 april lg ngawas ujian di dlm kelas. Dpt tlp dia makin kritis dan kedengeran dituntun baca syahadat. Disitu aku masih sempet nguatin dia lewat tlp, dan denger suara dia cuma manggil yaaaang… jam 3sore aku kirim chat ke dia "aku ikhlas" ba'da asar dpt tlp dia meninggal… tgl 11 aku ttp ke malang, tp bukan dia yg aku temui melainkan makamnya. Di tgl 12 yg tdnya rencana akad nikah berubah jd acara pengajian 7harinya dia.. Aku baru tau lagu ini dan lagu Rehat dari teman baruku td malam. Trimakasih untuk lagunya. Btw ini aku pake akun alm. Tunanganku.. semoga Mas tenang disana, aku sedang dimasa bangkit lagi. Sekali lagi Trimakasih lagunya mas Kunto Aji

  2. Sore itu terasa sangat dingin dan ada sesuatu yang sangat ganjal di kepala ku. Aku pun mendengar lagu ini sembari mencari tulisan yang pernah ku titipkan di sini akhir tahun 2019.
    Saat itu seorang lelaki hebat dan kuat yang aku punya sedang menjerit kesakitan, entah bagimana bisa saat itu hanya amarahku kepadanya yang selalu terulang di kepalaku. Dan ternyata keesokan harinya sang lelaki itu tidak bersuara lagi, dia pergi ke dimensi yang berbeda denganku, saat itu dan sampai sekarang aku hanya terdiam dan merasa sangat kecewa pada diriku sendiri.
    Maaf pa, sampai saat ini aku masih menangis di bantal mu.
    – Jum'at 2 juli 2021 –

  3. Terima kasih ibu ayah sudah merawat aku hinggal remaja, maaf ipaan selalu bantah ini itu, tp ipaann jujur gasuka disuruh ini itu, lebih baik ipaann ngerjain sendiri, buat orang tua jangan suruh terus menerus hingga berlebihan itu membuat anak kesal,emosi. memang menyuruh kejalan yang benar tp semua manusia beda beda.

  4. 1:34am Kangen kalian yah bun🥺, dulu indah banget indahnya banget banget. 2017-present masih bertanya2 knp harus kaka yang ngerasain ini, liat kalian dulunya sedekat nadi, sekarang bener2 udah kaya orang asing🥺, sorryyyy but i miss u💛

  5. Terimakasih mas aji malem malem bikin sesek tapi nyembuhin. Mah,pah sehat sehat terus ya, dunia keras pah, tapi gapapa biar aku sendiri yang ngadepin mah, kan waktu kecil katanya aku jagoan kalian.

  6. Seperti rumah selalu kembali ketika tak sanggup menghadapi semua nya.. Tumpah ruah tangis sejenak.. Demi diri terus berpijak
    Hei.. Kalian semua, kuat, kuat, kuat kita kuat.. Peluk ku untuk kalian semua..

  7. kamis, 19 agustus 2021
    ade rindu bunda , rindu yang gak bisa di lampiaskan . dunia kejam sekali semakin ade dewasa , ade gk tau harus pulang kmna dan crita sama siapa , malam ini rasanya sesak sekali dada ini merasakan rindu ini . bunda kasi tau ade harus sekuat apa buat hadepin ini dong 😭. umur 7 tahun bunda pergi ninggalin ade buat selamanya dan sekarangnunur ade udah 22 tahun , coba bayangi serindu apa ade sama bunda , sekosong apa selama ini yang ade rasain . ade kuat kan bun ?
    ade kuat kan ?

    entah knp makin kesini rindunya menjadi jadi , maafin ade ya bun

    .medan

  8. Kemarin bapak pamitan berangkat kerja ke Jambi. Ibu juga tiap hari keliling-keliling menawarkan jasanya ke temen-temennya. Aku di Bandung jadi beban keluarga belum selese selese kuliah. Beneran udha pengen banget kerja dan nggak mau liat mereka banting tulang buat aku. Doain aku segera lulus dan bisa bantu bapak ibu. Rasanya sakit banget sudah umur segini masih jadi beban oramg tua. Aku malu, masih belum berguna

  9. Akhirnya aku lihat lagi

    Sederhana tanpa banyak cela

    Wangimu

    Berlalu

    Akhirnya aku lihat lagi

    Jemari mu yang bergerak bebas

    Seiring

    Tawamu

    Tak ada yang seindah matamu

    Hanya rembulan

    Tak ada yang selembut sikapmu

    Hanya lautan

    Tak tergantikan

    Oh…

    Walau kita

    Tak lagi saling

    Menyapa

    Akhirnya aku lihat lagi

    Akhirnya aku temui

    Oh…

    Tercekat lidahku

    Masih banyak yang belum sempat

    Aku katakan

    Padamu

    Masih banyak yang belum sempat

    Aku sampaikan

    Padamu

    Masih banyak yang belum sempat

    Aku katakan

    Padamu

    Masih banyak yang belum sempat

    Aku sampaikan

    Padamu

    Masih…

  10. This song is just too magical. It speaks to my very soul. The lyric is brilliantly composed as it is open for any interpretation. Whether it is for your parents, your lover, your unrequited love, your significant other or others, it seems to be dedicated for our beloved one(s).

  11. Hai, saya kemari lagi. Menangisi lagu yang sama karena liriknya yang indah.
    Kali ini saya menangisinya dengan kehilangan. Beberapa minggu lalu, saya kehilangan sosok yang menerima saya di kota perantauan. Ia sepuh namun kasih sayangnya penuh.
    Selalu menanyakan saya untuk makan setiap berangkat dan pulang kuliah. Selalu menitip roti kecil supermarket favoritnya setiap saya belanja bulanan. Selalu mengundang teman2 kuliah saya untuk meramaikan rumahnya. Terkadang memaksa tubuhnya menaiki anak tangga untuk melihat saya melakukan apa di kamar, memastikan hal2 yang saya butuhkan terpenuhi. Ketika saya merasa kacau, ia selalu membuka tangannya lebar sembari mengusap rambut saya lembut. Bertanya tentang hari-hari saya atau bertanya apakah ada yang jahat terhadap saya. Tubuhnya rapuh, bahkan sulit untuk sekedar duduk di pinggir kasurnya, namun erat pelukannya.
    kini hanya suaranya saja masih menggema di kepala saya, lekat suaranya memanggil nama saya.
    Ilahi mencintai nenek saya sehingga Ia dekatkan beliau dalam pangkuannya secepat ini, tanpa saya bekali bakti saya. Bahkan beliau belum sempat melihat saya memakai toga kelulusan.
    Nek, bila sempat tolong kunjungi saya dalam mimpi, agar kalimat maaf dan terima kasih ini tersampaikan jelas.
    Agar saya dapat memelukmu walau angan dan semu. Terima kasih telah menyayangi saya dengan penuh.
    -dari cucu yang merindu pelukmu.

Trả lời

Email của bạn sẽ không được hiển thị công khai.

Back to top button